Gibbs's Reflective Cycle
Masalah kesehatan : Migrain
Description :
Gangguan migrain atau
migren adalah salah satu jenis sakit kepala yang sangat umum. Saya sendiri
pernah mengalami gangguan migrain ini. Rasa nyeri yang dirasakan hanya
disebelah bagian kepala baik bagian kanan saja ataupun bagian kiri saja mulai
saya rasakan sejak saya duduk di bangku SMA, kegiatan SMA yang padat membuat
saya terserang gangguan migrain. Terlebih lagi ketika mulai menjadi mahasiswa,
rutinitas saya semakin padat dan memakan banyak energi dalam tubuh sehingga
menggaggu sistem kerja tubuh saya. Saya biasa merakan migrain ini ketika saya
kelelahan.
Feeling :
Ketika migrain mulai terasa hal yang
biasa saya rasakan adalah sakit sebelah dibagian kepala, sakit yang ditimbulkan
cukup mengganggu karena dapat menghentikan seluruh aktifitas saya sehingga
segala tugas saya menumpuk akibat ditunda. Menurut sumber yang saya baca,
migrain ini juga dapat menimbulkan rasa mual pada penderita. Namun saya belum
sampai pada tahap dimana gangguan itu menimbulkan rasa mual sehingga saya
muntah. Gangguan migrain ini merupakan hal biasa namun jika kerap dirasakan
terus menerus dapat menimbulkan sesuatu yang tak biasa.
Evaluation :
Penyakit
migrain dikenal juga dengan sakit kepala sebelah yang biasanya terasa seperti
berdenyut-denyut di satu atau kedua sisi kepala di sekitar area pelipis, dahi
hingga ke mata. Pada kondisi tertentu migrain bahkan dapat menimbulkan rasa
mual, muntah, bahkan kepekaan ekstrem terhadap cahaya dan suara di sekitar. Penyebab pasti migrain masih belum begitu
jelas. Diperkirakan, adanya hiperaktiftas impuls listrik otak meningkatkan
aliran darah di otak, akibatnya terjadi pelebaran pembuluh darah otak serta
proses inflamasi. Pelebaran dan inflamasi ini menyebabkan timbulnya nyeri dan
gejala yang lain, misalnya mual. Semakin berat inflamasi yang terjadi, semakin
berat pula migrain yang diderita. Telah diketahui bahwa faktor genetik berperan
terhadap timbulnya migrain. Migrain terbagi menjadi 2 yaitu migrain biasa (migrain tanpa aura) dan migrain klasik (aura). Migrain biasa ialah rasa nyeri yang umum dirasakan oleh banyak orang, rasa nyeri yang ditimbulkan adalah rasa sakit kepala sebelah mulai dari frekuensi yang biasa hingga parah. Sedangkan migrain klasik adalah rasa nyeri yang biasa dirasakan setelah 30 menit terjadi gejala migrain. Adapun gejala migrain yaitu lemah, menguap berlebih, sesitif, dan gelisah.
Analysis :
Untuk mengurangi
rasa nyeri pada saat terjadi gangguan migrain biasanya saya hanya berbaring diatas tempat tidur untuk menenangkan otak saya, namun menurut sumber yang saya baca untuk mengurangi rasa nyeri ketika migrain adalah dapat menggunakan
antinyeri yang dapat dibeli bebas tanpa resep, seperti parasetamol, atau obat
anti-inflamasi nonsteroid (NSAID) seperti aspirin, ibuprofen, atau natrium
naproxen, untuk mengurangi gejala migrain. Dokter biasanya menganjurkan untuk
lebih dahulu menggunakan NSAID untuk melihat apakah obat ini mampu mengurangi
nyeri sebelum memberikan obat anti migrain golongan lain yang harus dibeli
dengan resep, yang mempunyai banyak efek samping. Jika migrain yang di derita dalam rentang ringan sampai sedang, hal yang dibutuhkan hanya antinyeri yang dijual bebas untuk
menghilangkan gejala. Jika migrain dalam level sedang sampai berat, kita perlu
antimigrain yang dibeli dengan resep. Jika sering mengalami serangan migrain,
dokter mungkin menyarankan untuk meminum obat pencegah migrain. Beberapa obat pencegah migrain dapat
menimbulkan efek samping ringan sampai berat pada beberapa penderita. Penderita
yang mempunyai gangguan jantung atau tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol
sebaiknya tidak mengkonsumsi obat ini. Pasien yang berumur lebih dari 65 tahun,
obat pencegah migrain tidak dianjurkan. Biasanya
kita perlu mencoba
beberapa jenis obat sebelum anda menemukan salah satu yang paling cocok dengan diri
kita. Jika mengalami mual
atau muntah sebagai efek samping pengobatan antimigrain, dokter biasanya
meresepkan obat anti mual muntah seperti proklorperazin atau metoklopramid,
untuk mengurangi gejala tersebut. Walaupun
obat-obatan biasanya merupakan pengobatan utama migrain, terapi pelengkap
biasanya dapat membantu mengurangi gejala dan frekuensi serangan migrain.
Terapi pelengkap antara lain: terapi akupuntur dan teknik relaksasi.
Conclusion :
Penyakit migraine merupakan
sakit kepala sebelah yang dinilai biasa saja namun jika dibiarkan maka akan
menimbulkan dampak yang tak biasa. Oleh karena itu kita harus mencegahnya
dengan cara sebagai berikut : Mengatasi rasa stress, mengikuti relaksasi untuk
mengurangi ketegangan otot, dan menyediakan obat antinyeri. Hal ini jika
dibiasakan dapat membantu dalam mencegah terjadinya migrain.
Action Plan :
Saya akan menjaga
kesehatan saya agar tidak terlalu lelah. Saya juga akan mengatur pola gizi saya
agar asupan gizi dengan rutinitas saya dapat seimbang sehingga migraine tidak datang
kembali.
Sumber :
http://doktersehat.com/migrain-sakit-kepala-sebelah-penyebab-pencegahan-pengobatannya/
http://www.e-jurnal.com/2013/11/gangguan-migrain-pengertian-gejala-dan.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar