Senin, 21 November 2016



Gibbs's Reflective Cycle

 Masalah kesehatan : Migrain


Description :

Gangguan migrain atau migren adalah salah satu jenis sakit kepala yang sangat umum. Saya sendiri pernah mengalami gangguan migrain ini. Rasa nyeri yang dirasakan hanya disebelah bagian kepala baik bagian kanan saja ataupun bagian kiri saja mulai saya rasakan sejak saya duduk di bangku SMA, kegiatan SMA yang padat membuat saya terserang gangguan migrain. Terlebih lagi ketika mulai menjadi mahasiswa, rutinitas saya semakin padat dan memakan banyak energi dalam tubuh sehingga menggaggu sistem kerja tubuh saya. Saya biasa merakan migrain ini ketika saya kelelahan.


Feeling :


Ketika migrain mulai terasa hal yang biasa saya rasakan adalah sakit sebelah dibagian kepala, sakit yang ditimbulkan cukup mengganggu karena dapat menghentikan seluruh aktifitas saya sehingga segala tugas saya menumpuk akibat ditunda. Menurut sumber yang saya baca, migrain ini juga dapat menimbulkan rasa mual pada penderita. Namun saya belum sampai pada tahap dimana gangguan itu menimbulkan rasa mual sehingga saya muntah. Gangguan migrain ini merupakan hal biasa namun jika kerap dirasakan terus menerus dapat menimbulkan sesuatu yang tak biasa.


Evaluation


Penyakit migrain dikenal juga dengan sakit kepala sebelah yang biasanya terasa seperti berdenyut-denyut di satu atau kedua sisi kepala di sekitar area pelipis, dahi hingga ke mata. Pada kondisi tertentu migrain bahkan dapat menimbulkan rasa mual, muntah, bahkan kepekaan ekstrem terhadap cahaya dan suara di sekitar.  Penyebab pasti migrain masih belum begitu jelas. Diperkirakan, adanya hiperaktiftas impuls listrik otak meningkatkan aliran darah di otak, akibatnya terjadi pelebaran pembuluh darah otak serta proses inflamasi. Pelebaran dan inflamasi ini menyebabkan timbulnya nyeri dan gejala yang lain, misalnya mual. Semakin berat inflamasi yang terjadi, semakin berat pula migrain yang diderita. Telah diketahui bahwa faktor genetik berperan terhadap timbulnya migrain. Migrain terbagi menjadi 2 yaitu migrain biasa (migrain tanpa aura) dan migrain klasik (aura). Migrain biasa ialah rasa nyeri yang umum dirasakan oleh banyak orang, rasa nyeri yang ditimbulkan adalah rasa sakit kepala sebelah mulai dari frekuensi yang biasa hingga parah. Sedangkan migrain klasik adalah rasa nyeri yang biasa dirasakan setelah 30 menit terjadi gejala migrain. Adapun gejala migrain yaitu lemah, menguap berlebih, sesitif, dan gelisah.

Analysis :

Untuk mengurangi rasa nyeri pada saat terjadi gangguan migrain biasanya saya hanya berbaring diatas tempat tidur untuk menenangkan otak saya, namun menurut sumber yang saya baca untuk mengurangi rasa nyeri ketika migrain adalah dapat menggunakan antinyeri yang dapat dibeli bebas tanpa resep, seperti parasetamol, atau obat anti-inflamasi nonsteroid (NSAID) seperti aspirin, ibuprofen, atau natrium naproxen, untuk mengurangi gejala migrain. Dokter biasanya menganjurkan untuk lebih dahulu menggunakan NSAID untuk melihat apakah obat ini mampu mengurangi nyeri sebelum memberikan obat anti migrain golongan lain yang harus dibeli dengan resep, yang mempunyai banyak efek samping. Jika migrain yang di derita dalam rentang ringan sampai sedang, hal yang dibutuhkan hanya antinyeri yang dijual bebas untuk menghilangkan gejala. Jika migrain dalam level sedang sampai berat, kita perlu antimigrain yang dibeli dengan resep. Jika sering mengalami serangan migrain, dokter mungkin menyarankan untuk meminum obat pencegah migrain. Beberapa obat pencegah migrain dapat menimbulkan efek samping ringan sampai berat pada beberapa penderita. Penderita yang mempunyai gangguan jantung atau tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol sebaiknya tidak mengkonsumsi obat ini. Pasien yang berumur lebih dari 65 tahun, obat pencegah migrain tidak dianjurkan. Biasanya kita perlu mencoba beberapa jenis obat sebelum anda menemukan salah satu yang paling cocok dengan diri kita. Jika mengalami mual atau muntah sebagai efek samping pengobatan antimigrain, dokter biasanya meresepkan obat anti mual muntah seperti proklorperazin atau metoklopramid, untuk mengurangi gejala tersebut. Walaupun obat-obatan biasanya merupakan pengobatan utama migrain, terapi pelengkap biasanya dapat membantu mengurangi gejala dan frekuensi serangan migrain. Terapi pelengkap antara lain: terapi akupuntur dan teknik relaksasi.


 Conclusion :

Penyakit migraine merupakan sakit kepala sebelah yang dinilai biasa saja namun jika dibiarkan maka akan menimbulkan dampak yang tak biasa. Oleh karena itu kita harus mencegahnya dengan cara sebagai berikut : Mengatasi rasa stress, mengikuti relaksasi untuk mengurangi ketegangan otot, dan menyediakan obat antinyeri. Hal ini jika dibiasakan dapat membantu dalam mencegah terjadinya migrain.
 


Action Plan :

Saya akan menjaga kesehatan saya agar tidak terlalu lelah. Saya juga akan mengatur pola gizi saya agar asupan gizi dengan rutinitas saya dapat seimbang sehingga migraine tidak datang kembali. 

Sumber :
http://doktersehat.com/migrain-sakit-kepala-sebelah-penyebab-pencegahan-pengobatannya/
http://www.e-jurnal.com/2013/11/gangguan-migrain-pengertian-gejala-dan.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar